Supply Chain in Action: Managing Warehouse & Procurement in Commodities

Supply Chain in Action: Managing Warehouse & Procurement in Commodities

Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Managing Warehouse dan Procurement dalam Commodity” pada 21 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan alumni Teknik Industri UBAYA angkatan 2009, Andrianto Gunawan, S.T., yang saat ini berkarier sebagai praktisi Operation Analyst, untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan rantai pasok di industri komoditas. Sesi diskusi dipandu oleh Dr. Indri Hapsari, dosen Teknik Industri UBAYA, sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Andrianto menjelaskan proses operasional pengelolaan komoditas kedelai, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan di gudang (warehouse), hingga proses distribusi kepada pelanggan. Mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya sistem penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitas produk, mencegah kerusakan, serta meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, dibahas pula penerapan pengaturan layout gudang, metode penumpukan, dan pengendalian persediaan sebagai bagian dari pengelolaan warehouse yang efektif.

Materi juga membahas proses distribusi menggunakan kontainer, mulai dari kegiatan loading, pengaturan kapasitas muatan, hingga koordinasi dengan mitra logistik agar proses pengiriman dapat berlangsung secara tepat waktu dan efisien. Melalui studi kasus yang disampaikan, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai kompleksitas pengelolaan rantai pasok pada industri komoditas, sekaligus pentingnya pengambilan keputusan yang tepat untuk menjaga kualitas produk dan kelancaran distribusi.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme mahasiswa yang mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan operasional di lapangan serta penerapan konsep supply chain management dalam dunia industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan praktis dari pengalaman alumni, tetapi juga memahami bagaimana teori yang dipelajari di perkuliahan diterapkan dalam lingkungan kerja.

Kuliah tamu ini merupakan bagian dari komitmen Teknik Industri UBAYA dalam menghadirkan pembelajaran yang mengintegrasikan konsep akademik dengan praktik industri. Melalui kolaborasi dengan alumni dan praktisi, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang supply chain management, pengelolaan warehouse, dan procurement.

Mahasiswa Magister Teknik Industri UBAYA Berpartisipasi di Resilience Engineering Asia – Young Talent Workshop di Chulalongkorn University, Bangkok

Mahasiswa Magister Teknik Industri UBAYA Berpartisipasi di Resilience Engineering Asia – Young Talent Workshop di Chulalongkorn University, Bangkok

Program Magister Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi mahasiswanya dalam Resilience Engineering Association – Young Talent (REA-YT) Workshop 2026. Kegiatan yang diselenggarakan pada 12–13 Maret 2026 di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand ini merupakan forum internasional bergengsi yang mempertemukan peneliti muda dari berbagai negara di Asia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta membangun jejaring kolaborasi di bidang resilience engineering.

Pada kesempatan tersebut, Program Magister Teknik Industri UBAYA mengirimkan mahasiswa Tiffany Emmanuela Hermawan, yang memperoleh partial funding dari The University of Tokyo, Jepang, untuk mengikuti rangkaian kegiatan workshop. Tiffany terpilih sebagai peserta karena topik penelitian tesis yang diangkat berkaitan dengan penerapan resilience engineering dalam sistem penanganan bencana.

Workshop ini diikuti oleh peserta dari berbagai institusi terkemuka, antara lain The University of Tokyo, Tohoku University, Toyo University, Nihon University, Fukui Prefectural University (Jepang), Taipei Medical University (Taiwan), Chulalongkorn University (Thailand), serta perwakilan dari Indonesia, yaitu Magister Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA).

Dalam workshop tersebut, Tiffany mempresentasikan perkembangan penelitian tesisnya yang berfokus pada pengembangan model alokasi korban bencana dari posko komando menuju rumah sakit rujukan berdasarkan tingkat keparahan korban. Model yang dikembangkan mengintegrasikan berbagai faktor penting, seperti tingkat keparahan korban, kapasitas dan kapabilitas rumah sakit, serta kecepatan proses evakuasi, sehingga diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan efektif pada situasi bencana dengan korban massal.

Selain sesi presentasi, kegiatan juga diisi dengan sesi mentoring dan diskusi kelompok yang membahas berbagai tantangan penelitian lintas disiplin. Para peserta saling bertukar pengalaman mengenai pengolahan data, keterbatasan studi kasus, hingga peluang pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masa depan.

Keikutsertaan dalam REA-YT Workshop memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan, memperoleh masukan dari para peneliti internasional, serta membangun jejaring akademik dengan peneliti dari berbagai negara. Bagi Program Magister Teknik Industri UBAYA, partisipasi ini mencerminkan komitmen dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi pada forum ilmiah internasional dan mengembangkan penelitian yang memberikan solusi terhadap permasalahan nyata, khususnya di bidang resilience engineering, manajemen bencana, dan sistem kesehatan.

Kehangatan Kembali Menyelimuti Acara Gathering Mahasiswa dan Alumni Magister Teknik Industri Universitas Surabaya

Kehangatan Kembali Menyelimuti Acara Gathering Mahasiswa dan Alumni Magister Teknik Industri
Universitas Surabaya

Rabu, 30 April 2025 — Suasana akrab dan penuh kehangatan kembali terasa dalam acara Gathering Mahasiswa dan Alumni Magister Teknik Industri (MTI) Universitas Surabaya yang diselenggarakan di Laboratorium Desain Kerja & Ergonomi (DKE). Acara ini dihadiri oleh mahasiswa aktif dari berbagai angkatan, para alumni, serta dosen MTI Ubaya.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Dr. Ir. Amelia Santoso, IPU, selaku Ketua Program Studi MTI Ubaya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat diadakan dan diikuti secara rutin untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa, alumni, dan dosen MTI Ubaya.

Setelah sambutan dari Bu Amelia, acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan antar mahasiswa dan alumni, termasuk perkenalan dari mahasiswa baru Angkatan 17. Kebersamaan semakin terasa ketika para peserta acara menikmati hidangan prasmanan yang telah disiapkan. Sesi ini menjadi momen yang berkesan, karena setiap peserta dapat saling mengenal dan bertukar cerita, baik seputar pengalaman akademik maupun karier.

Acara seperti ini menjadi bukti nyata komitmen MTI Ubaya dalam membangun jejaring yang kuat dan komunitas akademik yang solid. Penasaran dengan keseruannya? Yuk, tonton video singkat dokumentasi acara Gathering Mahasiswa dan Alumni Magister Teknik Industri Ubaya 30 April 2025. Selamat menyaksikan! 👇

https://www.instagram.com/reel/DJ0k-1PT7Kk/?igsh=MXM0N3d2aW90M295cQ==

Kuliah Tamu “Supply Chain Challenges in Turbulent Stream”

Kuliah Tamu “Supply Chain Challenges in Turbulent Stream

Ketidakpastian global yang terus meningkat membawa tantangan besar bagi supply chain management. Dalam kondisi ini, kemampuan mengelola supply chain secara adaptif menjadi kunci keberhasilan bagi pelaku industri. Untuk membahas tantangan-tantangan supply chain dan solusinya, pada Kamis, 5 Desember 2024 Magister Teknik Industri Ubaya menggelar kuliah tamu berjudul “Supply Chain Challenges in Turbulent Stream” yang diikuti oleh mahasiswa S1 dan S2 Teknik Industri Ubaya. Pembicara kali ini adalah Bapak Soni Hary Santoso, S.T., M.T. yang merupakan Plant Manager di PT Cahaya Bintang Olympic sekaligus alumni Magister Teknik Industri Ubaya.

Materi diawali dengan Pak Soni yang memaparkan 5 poin penting dalam supply chain management: perencanaan, pengadaan, manufaktur, logistik, dan pengembalian. Beliau menyoroti beberapa perubahan signifikan yang dapat terjadi dalam supply chain, seperti transisi dari sistem make-to-stock (MTS) ke make-to-order (MTO) yang disebabkan oleh kebutuhan pelanggan yang semakin bervariasi. Beliau juga membahas beberapa contoh tantangan yang dapat dihadapi pengelola supply chain, termasuk pengelolaan logistik di era e-commerce, efisiensi proses manufaktur, pentingnya quality control, dan relokasi pabrik yang pernah dialami sendiri oleh Pak Soni.

Pandemi, salah satu tantangan terbesar pada beberapa tahun terakhir, berdampak besar pada supply chain global. “Pandemi menuntut banyak perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat, baik terhadap keterbatasan pasokan maupun perubahan permintaan,” jelas Pak Soni. Selain pandemi, ketegangan geopolitik juga dapat memberi tantangan signifikan, seperti gangguan koridor perdagangan, ketidakpastian ekonomi, dan risiko keamanan siber. Beliau juga menekankan isu-isu lainnya, seperti perubahan perilaku konsumen yang memengaruhi pola permintaan, kekurangan tenaga kerja (labor shortages), dan gangguan pada pengiriman global yang memperumit alur distribusi. Semua ini menuntut perusahaan untuk meninjau kembali strategi pengadaan dan pengelolaan risiko secara menyeluruh. Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, Pak Soni memaparkan beberapa langkah strategis jangka pendek, seperti memperluas sumber produk, menjaga likuiditas, dan memanfaatkan data untuk prediksi kondisi mendatang. Beliau juga menekankan pentingnya manajemen risiko, termasuk mitigasi potensi kerentanan siber, perubahan regulasi pemerintah, hingga bencana alam.

Sesi tanya jawab menjadi penutup acara ini, di mana peserta berdiskusi lebih mendalam mengenai peran forecasting, strategi quality control untuk produk custom, dan cara menjaga hubungan baik dengan vendor. Melalui kuliah tamu ini, Magister Teknik Industri Ubaya tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga wawasan langsung dari praktisi.

Seminar Magister Teknik Industri UBAYA Bahas Inovasi dalam Menghadapi Tantangan di Perusahaan Logistik

Seminar Magister Teknik Industri Universitas Surabaya Bahas Inovasi dalam Menghadapi Tantangan di Perusahaan Logistik

Kinerja operasional perusahaan sangat dipengaruhi oleh aktivitas logistik, yang merupakan komponen krusial dalam supply chain. Namun, sektor logistik kerap dihadapkan pada berbagai tantangan. Untuk memahami lebih dalam tentang isu-isu terkait dan cara mengatasinya, Magister Teknik Industri (MTI) Universitas Surabaya mengadakan seminar dengan judul “Innovative Solutions for Logistics Operation Problems” pada Kamis, 5 September 2024 di Auditorium Pascasarjana FBE. Seminar ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa S2 Teknik Industri, tetapi juga melibatkan mahasiswa S1 Teknik Industri dan Fakultas Industri Kreatif (FIK) UBAYA.

Seminar dibuka dengan sambutan dari Prof. Ir. Markus Hartono, Ph.D., IPU, Guru Besar Teknik Industri Universitas Surabaya yang juga berperan sebagai moderator. Prof. Markus kemudian memperkenalkan pembicara utama, Dr. Kyatmaja Lookman, B.Com, S.H., MBA, Ak, yang merupakan Direktur Utama PT Lookman Djaja Logistics dengan pengalaman panjang dalam industri ini.

Dalam pemaparannya, Pak Kyatmaja menegaskan bahwa lebih dari 70% aktivitas logistik berfokus pada transportasi. Meskipun Indonesia merupakan negara maritim, mayoritas pengiriman barang masih memanfaatkan transportasi darat. Di antara moda transportasi darat yang ada, hampir seluruh pergerakan barang melibatkan angkutan truk, baik di titik awal maupun akhir dari supply chain. Oleh karena itu, angkutan truk memainkan peran penting dan menjadi fokus utama dalam pembahasan seminar ini.

Pak Kyatmaja memaparkan berbagai karakteristik perusahaan truk, baik berdasarkan jenis layanan yang ditawarkan, pelanggan yang dilayani, maupun skala usaha. Beliau juga membahas komponen-komponen pendukung usaha truk dan juga bagaimana masing-masing komponen ini berkontribusi pada keberhasilan sebuah perusahaan logistik.

“Inovasi adalah kunci untuk bertahan dalam dinamika pasar yang penuh ketidakpastian”, ujar Pak Kyatmaja. Beliau memperkenalkan 2 jenis inovasi yang dapat diterapkan oleh perusahaan truk, yaitu inovasi layanan melalui penerapan teknologi yang memberi nilai tambah bagi pelanggan dan inovasi proses yang berfokus pada peningkatan efisiensi operasional. Salah satu contoh inovasi yang diterapkan PT Lookman Djaja Logistics adalah penggunaan GPS tracker dengan fitur pemantauan perilaku pengemudi. Teknologi ini dinilai mampu menekan potensi risiko kecelakaan akibat faktor manusia, contohnya dengan memberi warning  ketika mengemudi terlalu lama atau melebihi batas kecepatan. Selain itu, Pak Kyatmaja juga menekankan pentingnya leadership dalam membawa perusahaan menuju inovasi yang berkelanjutan.

Seminar kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, diikuti dengan ringkasan penutup dari Prof. Markus dan penyerahan cenderamata. Melalui seminar ini, diharapkan para mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang strategi inovatif dalam menghadapi tantangan operasional di industri logistik.

Magister Teknik Industri UBAYA Menyelenggarakan Gathering Mahasiswa dan Alumni dalam Bentuk BBQ Party di Rooftop UBAYA Guest House

Magister Teknik Industri UBAYA Menyelenggarakan Gathering Mahasiswa dan Alumni dalam Bentuk BBQ Party di Rooftop UBAYA Guest House

Pada Jumat, 23 Agustus 2024, diselenggarakan acara Gathering Mahasiswa dan Alumni Magister Teknik Industri Universitas Surabaya. Acara ini dihadiri oleh para mahasiswa aktif, alumni, beserta dosen MTI yang bertempat di UBAYA Guest House (UGH). Ir. Eric Wibisono, Ph.D., IPU selaku Dekan Fakultas Teknik UBAYA dan Dr. Ir. Amelia Santoso, IPU selaku Ketua Program Studi Magister Teknik Industri UBAYA membuka acara dengan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Pak Eric dan Bu Amelia menyampaikan harapan agar acara ini dapat mempererat bonding antar mahasiswa dan alumni MTI UBAYA.

Acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan antar mahasiswa dan alumni. Mahasiswa baru MTI Angkatan 16 juga turut diperkenalkan dan disambut dalam sesi ini. Suasana semakin akrab ketika para peserta menikmati makan malam bersama yang dikemas dalam bentuk BBQ party. Interaksi antara mahasiswa dan alumni tidak hanya menjadi momen untuk saling mengenal, tetapi juga membuka peluang untuk saling berbagi cerita selama menempuh studi di MTI UBAYA dan pengalaman karir. Acara ini juga memberikan kesempatan bagi para alumni untuk kembali bertemu dengan dosen dan rekan-rekan satu angkatan untuk mengenang masa-masa berkuliah di MTI UBAYA.

Berikut video singkat yang menunjukkan keseruan acara Gathering Mahasiswa dan Alumni Magister Teknik Industri Universitas Surabaya pada 23 Agustus 2024. Selamat menyaksikan!

Seminar Magister Teknik Industri UBAYA di UBAYA West Campus: Menggabungkan Lean dan Teknologi untuk Mencapai Keunggulan Operasional

Seminar Magister Teknik Industri UBAYA di UBAYA West Campus: Menggabungkan Lean dan Teknologi untuk  Mencapai Keunggulan Operasional

Kualitas, produktivitas, dan efisiensi biaya merupakan poin-poin penting dalam proses operasional. Pada era Revolusi Industri 4.0 dimana lingkungan bisnis semakin dinamis, perusahaan harus beradaptasi dengan praktik-praktik baru untuk tetap kompetitif. Menjawab tantangan ini, Magister Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) mengadakan seminar berjudul “Modern-Day Operations Management: Combining Lean and Technology to Achieve Operational Excellence” pada Jumat, 19 Juli 2024 di Ubaya West Campus. Seminar ini terbuka untuk umum dan menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Prof. Ir. Joniarto Parung, Ph.D., IPU selaku Guru Besar Magister Teknik Industri UBAYA dan Nio, Eko Susilo, S.T., M.M. selaku Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta, Tbk.

Seminar dibuka oleh Dr. Ir. Amelia Santoso, IPU selaku ketua Program Studi Magister Teknik Industri UBAYA dan dilanjutkan dengan pengantar oleh Ir. Eric Wibisono, Ph.D., IPU selaku moderator sekaligus Dekan Fakultas Teknik UBAYA.

Prof. Joni membawakan materi pertama yang membahas tentang konsep lean yang terus berkembang. Prof. Joni menjelaskan bagaimana teknologi modern dapat mendukung implementasi lean dalam mengurangi pemborosan-pemborosan yang terjadi di berbagai proses operasional. Beliau menekankan bahwa operational excellence tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga termasuk kualitas, kepuasan pelanggan, dan profitabilitas. Contoh penerapan lean dan teknologi dalam meningkatkan kinerja operasional di berbagai macam jenis industri, seperti manufaktur, universitas, dan kesehatan, juga dipaparkan oleh Prof. Joni.

Materi dilanjutkan oleh Pak Eko yang mencakup pembahasan 5 star strategy dan bagaimana agar semua elemen organisasi bisa selaras dengan konsep SPEED (Standardization, Productivity, Expansion, Environmental Sustainability, Digitalization & Automation). Kemudian, Pak Eko menceritakan bagaimana teknologi dimanfaatkan dalam strategi operasional produk Cleo untuk mencapai lean. “Kunci kesuksesan supply chain adalah proses yang terintegrasi”, ujar Pak Eko. Salah satu contohnya yaitu penggunaan teknologi informasi dalam mengatur antrian truk muatan yang menunjukkan pentingnya kerjasama yang erat antara bagian operasional dan IT. Penggunaan Vendor Managed Inventory (VMI) di warehouse Cleo yang mendekati konsep just-in-time serta praktik Automated Guided Vehicle (AGV) juga dipaparkan. Terakhir, Pak Eko menyampaikan bahwa investasi teknologi tidak hanya dinilai dari sisi finansial saja, tetapi juga bagaimana dampaknya dalam meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab yang membahas cara meningkatkan kapasitas desain proses dengan tetap memperhatikan manajemen risiko, cara mengajak pekerja untuk menggabungkan lean dan teknologi, serta pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi peralihan ke digitalisasi dan otomatisasi.

Seminar “Modern-Day Operations Management: Combining Lean and Technology to Achieve Operational Excellence”

Seminar “Modern-Day Operations Management: Combining Lean and Technology to Achieve Operational Excellence”

Magister Teknik Industri Universitas Surabaya mengadakan seminar dengan judul “Modern-Day Operations Management: Combining Lean and Technology to Achieve Operational Excellence”

Seminar ini menghadirkan pembicara:
Prof. Ir. Joniarto Parung, Ph.D., IPU (Guru Besar Magister Teknik Industri Universitas Surabaya)
Nio, Eko Susilo, S.T., M.M. (Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta, Tbk.)

Seminar dilaksanakan secara offline pada:
🗓 Jumat, 19 Juli 2024
🕖 Pk 19.00 – selesai
📍 Ubaya West Campus (Spazio Tower Lantai 9)

Registrasi dapat dilakukan melalui link:
https://ubaya.id/SeminarMTI

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Hotline Teknik Industri Ubaya (+62 815-5351-9925).

Teknik Industri UBAYA Kembali Gelar Seminar Bersama PT SPIL: Warehouse Operations and Management in Action

Teknik Industri UBAYA Kembali Gelar Seminar Bersama PT SPIL:

Warehouse Operations and Management in Action

Pada Rabu, 12 Juni 2024, Magister Teknik Industri UBAYA mengadakan seminar bertajuk “Warehouse Operations and Management in Action”. Seminar berlangsung di ruang kelas S2 dan dihadiri oleh mahasiswa S1, S2, serta para dosen Teknik Industri UBAYA. Kali ini, Bapak Lukas Mardhi, S.T., M.M., yang merupakan Head of Property di PT SPIL, hadir sebagai pembicara.

Seminar ini mengupas berbagai aspek operasional dan manajemen gudang modern. Pak Lukas membuka sesi dengan menceritakan pengalamannya dalam mengelola berbagai properti gudang PT SPIL, seperti SPIL Logistics Center, fasilitas penyimpanan modern pertama di Jawa Timur, dan SPIL e-commerce hub, gudang dengan lima lantai pertama di Indonesia. Pak Lukas menjelaskan bagaimana mengelola aktivitas gudang, mulai dari receiving, putaway, storage, picking, packing, hingga shipping.

Selanjutnya, Pak Lukas memaparkan perkembangan fasilitas gudang di era digital yang mampu meningkatkan efisiensi berbagai operasi gudang. Beliau menekankan pentingnya peran teknologi, terutama untuk gudang berskala besar, karena keterbatasan kemampuan manusia. Beberapa contoh nyata penggunaan teknologi yang digunakan perusahaan-perusahaan besar, salah satunya Warehouse Management System (WMS), juga didiskusikan bersama mahasiswa. Seminar diakhiri dengan pembahasan studi kasus dan sesi tanya jawab, termasuk diskusi pengaturan layout gudang untuk kelancaran operasional.

Secara keseluruhan seminar ini menekankan pentingnya kepemimpinan, adapts teknologi, dan continuous improvement dalam meningkatkan efisiensi operasional gudang. Dari seminar ini, diharapkan para peserta memperoleh wawasan berharga tentang dinamika, tantangan, dan manajemen operasional gudang dari sudut pandang profesional.

Seminar Teknik Industri UBAYA bersama PT SPIL: Mengulas Topik Transportasi Global dalam Supply Chain

Seminar Teknik Industri UBAYA bersama PT SPIL: Mengulas Topik Transportasi Global dalam Supply Chain

Pada era globalisasi ini, hubungan antar negara yang semakin erat mendorong pertumbuhan perdagangan internasional. Transportasi menjadi kunci dalam menjaga aliran barang dalam supply chain untuk mempertahankan konektivitas global. Guna membahas pentingnya transportasi global dalam manajemen supply chain, Magister Teknik Industri UBAYA menyelenggarakan seminar bertopik “Global Transportation” pada Selasa, 21 Mei 2024. Seminar ini menghadirkan pakar industri sekaligus praktisi dari PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) yang merupakan perusahaan layanan logistik berbasis teknologi.

Acara yang dilaksanakan di ruang kelas Magister Teknik Industri UBAYA dihadiri oleh mahasiswa S1, S2, dan dosen Program Studi Teknik Industri UBAYA. Seminar dimulai dengan presentasi dari pihak PT SPIL mengenai perjalanan perusahaan yang awalnya dikenal sebagai PT Samudera Pacific hingga kini memiliki jaringan logistik lebih dari 38 pelabuhan di seluruh Indonesia.

Dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Ir. Sudarmaji, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng., selaku Deputy General Manager Performance Excellence di PT SPIL, yang membahas evolusi dan tantangan manajemen supply chain global. Beliau menekankan bahwa tujuan utama manajemen supply chain adalah menyediakan produk yang tepat kepada pelanggan pada waktu dan tempat yang tepat, serta dengan kualitas, kuantitas, dan biaya yang optimal. Berbagai key performance indicator (KPI) seperti on time delivery (OTD) order fulfillment lead time (OFLT), dan cost per order shipped dapat digunakan untuk mengukur pencapaian target ini.

Dengan perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0, implementasi teknologi seperti artificial intelligence (AI) mempermudah perusahaan dalam mencapai tujuan tersebut, contohnya dalam pengaturan kontainer dan alokasi sumber daya. Pak Sudarmaji juga menguraikan proses dan fungsi pengiriman barang lintas moda, termasuk melalui udara, laut, dan darat, serta menyoroti pentingnya aliran informasi dalam mengelola sistem transportasi global modern.

Pada pembahasan berikutnya, Pak Sudarmaji menyampaikan pentingnya mematuhi regulasi dalam perdagangan internasional guna menjaga efisiensi proses pengiriman. Tidak hanya transportasi dan logistik, seluruh pihak dalam supply chain, mulai dari research and development, purchasing, hingga quality assurance, harus memperhatikan regulasi spesifikasi produk yang dilarang oleh suatu negara. Diskusi juga mencakup kasus nyata yang dialami PT SPIL terkait pengiriman produk yang mengandung bahan berbahaya.

Seminar ini diakhiri dengan pemaparan studi kasus dan sesi tanya jawab. Melalui acara ini, Magister Teknik Industri UBAYA berharap dapat terus memberikan wadah bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk bertukar gagasan dan pengalaman dalam menghadapi tantangan transportasi global.