Mahasiswa Magister Teknik Industri UBAYA Berpartisipasi di Resilience Engineering Asia – Young Talent Workshop di Chulalongkorn University, Bangkok

Mahasiswa Magister Teknik Industri UBAYA Berpartisipasi di Resilience Engineering Asia – Young Talent Workshop di Chulalongkorn University, Bangkok

Program Magister Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi mahasiswanya dalam Resilience Engineering Association – Young Talent (REA-YT) Workshop 2026. Kegiatan yang diselenggarakan pada 12–13 Maret 2026 di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand ini merupakan forum internasional bergengsi yang mempertemukan peneliti muda dari berbagai negara di Asia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta membangun jejaring kolaborasi di bidang resilience engineering.

Pada kesempatan tersebut, Program Magister Teknik Industri UBAYA mengirimkan mahasiswa Tiffany Emmanuela Hermawan, yang memperoleh partial funding dari The University of Tokyo, Jepang, untuk mengikuti rangkaian kegiatan workshop. Tiffany terpilih sebagai peserta karena topik penelitian tesis yang diangkat berkaitan dengan penerapan resilience engineering dalam sistem penanganan bencana.

Workshop ini diikuti oleh peserta dari berbagai institusi terkemuka, antara lain The University of Tokyo, Tohoku University, Toyo University, Nihon University, Fukui Prefectural University (Jepang), Taipei Medical University (Taiwan), Chulalongkorn University (Thailand), serta perwakilan dari Indonesia, yaitu Magister Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA).

Dalam workshop tersebut, Tiffany mempresentasikan perkembangan penelitian tesisnya yang berfokus pada pengembangan model alokasi korban bencana dari posko komando menuju rumah sakit rujukan berdasarkan tingkat keparahan korban. Model yang dikembangkan mengintegrasikan berbagai faktor penting, seperti tingkat keparahan korban, kapasitas dan kapabilitas rumah sakit, serta kecepatan proses evakuasi, sehingga diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan efektif pada situasi bencana dengan korban massal.

Selain sesi presentasi, kegiatan juga diisi dengan sesi mentoring dan diskusi kelompok yang membahas berbagai tantangan penelitian lintas disiplin. Para peserta saling bertukar pengalaman mengenai pengolahan data, keterbatasan studi kasus, hingga peluang pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masa depan.

Keikutsertaan dalam REA-YT Workshop memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan, memperoleh masukan dari para peneliti internasional, serta membangun jejaring akademik dengan peneliti dari berbagai negara. Bagi Program Magister Teknik Industri UBAYA, partisipasi ini mencerminkan komitmen dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi pada forum ilmiah internasional dan mengembangkan penelitian yang memberikan solusi terhadap permasalahan nyata, khususnya di bidang resilience engineering, manajemen bencana, dan sistem kesehatan.

Posted in Berita.