Webinar “Using Drone and Technology for Disaster Management in Itaewon: HOW?”

Webinar “Using Drone and Technology for Disaster Management in Itaewon: HOW?”

Adanya revolusi industri mendukung pekembangan teknologi yang dapat mempermudah kehidupan manusia dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Tidak hanya itu, perkembangan teknologi yang baik juga dapat membantu dalam proses kebencanaan. Untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran pentingnya implementasi teknologi dalam proses kebencanaan, Teknik Industri Universitas Surabaya mengadakan webinar disaster management dengan judul “Using Drone and Technology for Disaster Management in Itaewon: HOW?”.

Acara webinar ini diadakan pada Jumat, 11 November 2022, pukul 16.00-18.00 yang dihadiri oleh 86 peserta terdiri dari siswa/i Sekolah Menengah Atas, dan mahasiswa umum dari seluruh Indonesia serta narasumber yang sudah profesional dalam bidang disaster yaitu  Prof. Ir. Joniarto Parung, M.M.B.A.T., Ph.D., IPU dan Ivan Kristianto Singgih, Ph.D. Prof. Joni menuturkan bahwa pemilihan topik webinar kali ini untuk mengajak anak-anak muda untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian yang tinggi terhadap kasus kebencanaan dan cara untuk menanggulanginya. Pemaparan lebih dalam disampaikan Prof. Joni mengenai dasar pemahaman disaster serta kaitannya dengan ilmu teknik industri yang saling terintegrasi antara sistem, mesin teknologi, dan manusia. Tidak hanya itu, Prof. Joni juga menuturkan bahwa teknologi dapat bermanfaat untuk mengurangi bencana dengan spektrum teknologinya yaitu artificial intelligence (AI), robotics, media sosial, networking, dan sebagainya.

Pemahaman lebih lanjut terkait teknologi khususnya drone pada tragedi Itaewon dipaparkan oleh Bapak Ivan. Beliau menuturkan, bahwa proses pemahaman dan penerapan teknologi dapat membutuhkan waktu yang lama, tetapi akan semakin cepat prosesnya ketika kita mulai mengembangkan prototype sederhana. Selama proses pengembangan dan pengujian prototype ini, kita dapat terus menyempurnakan skill penggunaan teknologi tersebut dan kebermanfaatan teknologi tersebut untuk menyelesaikan banyak masalah riil di sekitar kita. Setelah bisa menguasai teknologi tersebut, kita mempunyai tanggung jawab untuk terus menguji coba penggunaan model untuk menyelesaikan masalah baru yang terus bermunculan. Penerapan teknologi untuk menyelesaikan masalah riil dapat membantu kita mengidentifikasi masalah operasional seperti keterbatasan kapasitas baterai drone, ketidakpresisian rute penerbangan drone karena faktor gangguan angin, kesulitan penerbangan drone dalam kondisi hujan karena potensi gangguan elektronik, dsb yang perlu diperhitungkan saat menerbangkan drone.

Ada beberapa langkah praktis yang diberikan Pak Ivan untuk dapat menguasai teknologi (misalnya drone), yaitu mengikuti program pelatihan dari peneliti/pengguna drone, mengikuti kegiatan magang terkait penggunaan teknologi yang ingin dikuasai, dan membeli teknologi misalnya drone itu sendiri. Upaya penguasaan teknologi terbaru harus selalu kita lakukan sehingga Indonesia bisa menjadi produsen teknologi yang kuat, yang setidaknya bisa memproduksi teknologinya sendiri, tanpa selalu harus menjadi konsumen negara maju.

Di akhir pemaparan, Prof. Joni dan Pak  Ivan mengajak teman-teman semua untuk dapat bijak menggunakan teknologi dalam membantu manusia mengatasi keterbatasan yang ada. “Mari kita semua terus belajar dan menjadi semakin maju”, tutup Pak Ivan.

Posted in Berita.